PENDAMPINGAN PENERAPAN STATISTICAL PROCESS CONTROL (SPC) UNTUK PENINGKATAN KUALITAS PRODUK PADA PELAKU USAHA GULA MERAH KELAPA

Authors

  • Damsiar Universitas Indonesia Mandiri
  • NURAINI RAHMAD Universitas Indonesia Mandiri
  • Sumanto Universitas Indonesia Mandiri
  • Yantinah Universitas Indonesia Mandiri

Keywords:

gula merah kelapa, kapabilitas proses, pendampingan UMK, peta kendali, Statistical Process Control

Abstract

Gula merah kelapa merupakan salah satu produk olahan hasil perkebunan yang banyak diproduksi oleh pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) di Indonesia. Proses produksi yang masih dilakukan secara tradisional menyebabkan tingginya variasi kualitas produk, khususnya pada aspek berat, warna, dan tekstur, sehingga berdampak pada konsistensi mutu dan daya saing produk di pasar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi pelaku usaha gula merah kelapa dalam menerapkan metode Statistical Process Control (SPC) guna mengidentifikasi dan mengendalikan variasi kualitas produk yang dihasilkan. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan sosialisasi konsep pengendalian kualitas, pendampingan pengumpulan data berat produk, pelatihan penyusunan peta kendali X̄-R (X-bar R chart), diagram pareto untuk mengidentifikasi jenis cacat dominan, serta perhitungan indeks kapabilitas proses (Cp dan Cpk). Data didampingi dikumpulkan dari 20 subgrup pengamatan dengan ukuran subgrup sebanyak 5 sampel. Hasil pendampingan menunjukkan nilai rata-rata berat proses (X̿) sebesar 249,69 gram dengan batas kendali atas (UCL) 254,12 gram dan batas kendali bawah (LCL) 245,25 gram, serta ditemukan 2 dari 20 subgrup berada di luar batas kendali. Nilai indeks kapabilitas proses diperoleh Cp sebesar 1,01 dan Cpk sebesar 0,98, yang mengindikasikan proses produksi mitra belum sepenuhnya mampu memenuhi spesifikasi secara konsisten. Analisis pareto menunjukkan bahwa jenis cacat “berat tidak sesuai standar” merupakan kontributor terbesar (42%) terhadap total cacat produk. Melalui kegiatan ini, pelaku usaha memperoleh pemahaman dan keterampilan baru dalam memantau kestabilan proses produksinya secara berbasis data, sehingga perbaikan mutu ke depan dapat dilakukan secara lebih terarah dan berkelanjutan.

Downloads

Published

2024-09-30

Issue

Section

Articles